7 Gaya Visualisasi Arsitektur Terpopuler

7 Gaya Visualisasi Arsitektur Terpopuler

A+Awards category of ARCHITECTURE + RENDERING merupakan salah satu acara penghargaan bergengsi dalam bidang arsitektur yang diselenggarakan setiap tahun dengan kriteria yang cukup kompetitif. Aspek penilaian penghargaan ini harus sesuai dengan teknik sinematik yang mengandalkan warna, pencahayaan, framing, komposisi, dan sudut untuk menyampaikan suasana hati. Bukan hanya itu dalam arsitektur rendering spirit or the main feeling harus persuasif dan cukup menarik, agar fungsi gambar tak berkurang untuk memperlihatkan informasi yang telah diberikan melalui gambar dan skema. Oleh karena itu para arsitek berlomba lomba membuat desain yang unik , menarik dan tentunya sesuai dengan kreteria aspek penilian.

Menurut hasil A+Awards category of ARCHITECTURE + RENDERING yang di umumkan oleh Architizer ada 7 gaya visualisasi arsitektur terpopuler yang mampu membius setiap mata yang memandang . Apasajakah itu ???

The Mad Max

“Urban wasteland” merupakan ide perkembangan arsitektur baru dikala lampu-lampu kota redup yang tampaknya menjadi satu-satunya tanda kehidupan untuk wilayah di sekitar.

Eleftheria Square by Zaha Hadid Architects, via Skyscrapercity

Eleftheria Square by Zaha Hadid Architects, via Skyscrapercity

Phoenix Towers by Chetwoods Architects

Phoenix Towers by Chetwoods Architects

The Whodunit

The Whondunit merupakan sebuah pusat olahraga yang memiliki desain arsitektur unik yang bertemakan cerita detektif. Dalam memperkuat tema arsitek memilih menggunakan distorei gambar atau menggunakan warna gelap biru dan hijau. Langit badai, shadowy figures, dan warna kontras yang kuat menciptakan ketegangan yang mengubah ruang menjadi potensi film noir (TKP).

Kaohsiung Port Terminal by RTA-Office

Kaohsiung Port Terminal by RTA-Office

Park51 by Soma Architects

Park51 by Soma Architects

The David

Pada desain hunian yang satu ini Arsitek David ingin memamerkan tekstur yang sempurna, rumput hidup, dan klinis refleksi yang diaplikasikan secara sempurna.

the david

The Quest by Ström Architects

Paranormal Activity

Perpaduan yang sanggat baik antara lingkungan dan banggunan sehingga membuat kesan projek ini sangat praktis dan simple. Buildings appear yang muncul akibat cahaya dan memori, bukan pilar beton dan lembaran pada banggunan memberikan kesan tenang , sejuk dan modern.

Camellian Opera House by Matteo Cainer Architects

Camellian Opera House by Matteo Cainer Architects

The Theodore

The Theodore bisa menjadi subkategori dari Paranormal Activity yang ditemukan sebagian besar di antara representasi dari interior. Ruang yang banyak  dan  jumlah pencahayaan dari diffuse yang cukup  membuat para penghuni  ingin berbaring di kursi dan mendikte surat cinta yang tulus, seperti Theodore di Spike Jonze.

Green Valley by Schmidt Hammer Lassen Architects

Green Valley by Schmidt Hammer Lassen Architects

Green Valley by Schmidt Hammer Lassen Architects 1

The Katherine Heigl

Jalan-jalan salju romantis, keheningan terasa dari salju pertama, anak-anak bersenang-senang, pasangan memegang tangan, dan sebuah bangunan di latar belakang. The Katherine Heigl menjanjikan akhir yang bahagia dan hati cerita ringan diberlakukan di dalam dan di mana-mana. Kategori ini termasuk matahari terbenam, gambar yang sebagian besar menunjukkan padang rumput, hutan, taman, dan segala macam pemandangan pastoral.

Le Brassus by BIG

Samaranch Memorial Museum by HAO Holm Architecture Office

sumber foto : architizer.com

Leave a Reply

%d bloggers like this: